Koreo 'Save Rohingya' Fans Persib Berbuntut Panjang

Agung Nugroho
Kamis, 14 September 2017 16:00 WIB
Share
 
Koreo 'Save Rohingya' dari Bobotoh (Foto: Instagram/ pengamatsepakbola)

AKURAT.CO, Dalam akun Instagram pengamatsepakbola, PSSI diberitakan secara resmi menghukum suporter Persib Bandung yang membuat koreo "Save Rohingya" dengan denda sebesar Rp 50 juta.

"Dalam surat bernomor 92/L1/SK/KD-PSSI/IX/2017 Komdis menyebutkan bahwa pertandingan PERSIB menjamu Semen Padang pada tanggal 9 September 2017 lalu, aksi yang dilakukan Bobotoh adalah sebuah pelanggaran," tulis caption di akun Instagram pengamatsepakbola, Kamis (14/9).

Dalam hal ini, anehnya, Bobotoh atau pun Persib tidak bisa melakukan banding atas sanksi tersebut, dan denda diwajibkan dibayar selambat-lambatnya 14 hari pasca dikeluarkannya keputusan tersebut.

"Ini berita hoax karena masalah ini belum dibahas oleh Komite Disiplin, kata sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria di laman resmi PSSI, Selasa (12/9).

"Jadi, kita tunggu saja apa yang akan diputuskan Komite Disiplin," tambah dara cantik berkacamata ini.

Menurut aturan Disiplin UEFA artikel 16 ayat 2, Badan Sepakbola Tertinggi Eropa itu pernah memberikan denda 10.000 euro, atau sekitar Rp 145 juta ke Celtic setelah suporter mereka membentangkan bendera Palestina dalam pertandingan kualifikasi Liga Champions 2016.

Striker tim internasional Denmark, Nicklas Bendtner juga pernah disanksi akibat sengaja memperlihatkan celana dalamnya ke penonton, yang tersebut disebut ambush marketing atau iklan terselubung. UEFA juga menolak politik dicampur adukkan dalam ranah sepakbola.

"Semua sudah diatur dalam kode disiplin. Penyampaian pesan atau atribut di luar sepakbola juga akan ada sanksinya," tutur Tisha.[]

SANKSI Aksi suporter Persib yang membuat koreo SAVE ROHINGYA" akhirnya berujung sanksi dari Komdis PSSI Komisi Disiplin (Komdis) PSSI resmi menghukum PERSIB dengan denda sebesar Rp. 50 juta karena aksi suporternya. Dalam surat bernomor 92/L1/SK/KD-PSSI/IX/2017 Komdis menyebutkan bahwa pertandingan PERSIB menjamu Semen Padang pada tanggal 9 September 2017 lalu, aksi yang dilakukan Bobotoh adalah sebuah pelanggaran. PERSIB tidak dapat melakukan banding atas keputusan tersebut. Sementara, denda wajib dibayar selambat-lambatnya 14 hari setelah diterimanya keputusan itu WTF???? #persib #sanksi #koreo #bobotoh #bandung #saverohingya #pssi #koinuntukpssi

Sebuah kiriman dibagikan oleh Pengamat Sepakbola ???? (@pengamatsepakbola) pada


Editor. Anang Fajar Irawan

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Ekonomi Membaik Kebutuhan Tenaga Profesional Meningkatkan, Kenaikan Gaji Bisa 30%

Rabu, 22 November 2017 16:27 WIB

Di beberapa sektor kencenderungan untuk kenaikan gaji bisa mencapai 15%-30% terutama bagi pekerja dengan skill yang bagus dan profesional.


Pramuka Ikut Kawal Pilkada di Kota Bogor

Rabu, 22 November 2017 16:25 WIB

Pihaknya optimis jika Pramuka memiliki modal yang tulus untuk berbuat dan turut serta melakukan pengawasan kegiatan Pilkada.


Kemenkeu Menilai Pengelolaan Negara di Daerah Tak Efisien

Rabu, 22 November 2017 16:23 WIB

Boediarso: Masih terdapat ketimpangan pelayanan publik antar daerah, seperti pada akses air bersih, kesehatan hingga pendidikan.


Tanpa Efek, Ekstasi Palsu Pakai Pewarna Spidol

Rabu, 22 November 2017 16:20 WIB

Pelaku memproduksi esktasi palsu dengan mempelajarinya secara otodidak.


Kasus Ipda MS Diserahkan Sepenuhnya ke Polres Jakarta Barat

Rabu, 22 November 2017 16:19 WIB

Suyudi mengaku, dirinya sudah mengamati tingkah laku MS yang jarang masuk Dinas


HIPMI Sebut Surat Peninjau Ulang Kontrak PPA dengan PLN Merusak Iklim investasi

Rabu, 22 November 2017 16:18 WIB

Yaser Palito: Dunia usaha sesalkan surat Dirjen Kenagalistrikan yang meminta PLN untuk tinjau ulang kontrak jual beli listrik PPA


Polres Jakpus Tangkap Tiga Pembuat Pil Ekstasi Palsu

Rabu, 22 November 2017 16:13 WIB

Polisi melakukan penyamaran untuk mengungkap sindikat pembuat ekstasi palsu.


KPK Periksa Dua Saksi Terkait Kasus Suap BPK

Rabu, 22 November 2017 16:13 WIB

Kedua saksi yang diperiksa adalah Arif Setiawan, VP Finance PT Jasa Marga dan Auditor BPK Sigit Yugoharto.


Bulan Depan, Bima Arya Umumkan Pasangannya Maju Pilwalkot Bogor

Rabu, 22 November 2017 16:10 WIB

Menurut Syafrudin, sosok Bima Arya Sugiarto belum ada tandingan dalam Pilkada Kota Bogor 2018 mendatang.


Berry/Hardianto ke Putaran Kedua, Indonesia Tambah 4 Wakil

Rabu, 22 November 2017 16:09 WIB

Atlet peringkat 78 dunia, Yulia Yosephine Susanto, secara mengejutkan mengalahkan andalan Thailand ranking 15 dunia, Nitchaon Jindapol.


Hamil Terakhir, Chrissy Teigen Tak Sabar Tunggu Anak Kedua

Rabu, 22 November 2017 16:08 WIB

Model Christy Teigen mengumumkan kepada publik bahwa dirinya kini tengah mengandung anak kedua.


Ini Alasan Golkar Pilih Emil Ketimbang Kader Internal

Rabu, 22 November 2017 16:06 WIB

Emil Dardak disebut memiliki elektabilitas paling signifikan daripada calon-calon wakil gubernur lainnya.


Bantah Dikelola Swasta, Sandi Ingin Pasukan Oranye jadi PNS

Rabu, 22 November 2017 16:00 WIB

Sandiaga Uno berharap pasukan oranye dapat bekerja profesional dan lebih disiplin.


[FOTO] Golkar Dukung Pasangan Khofifah/Emil

Rabu, 22 November 2017 16:00 WIB

0


Luhut: Penataan Sungai Citarum Butuh Penanganan Serius

Rabu, 22 November 2017 15:56 WIB

Saat ini Citarum sudah terkontaminasi akibat pembuangan limbah ke sungai yang mengotori laut