Bola / Jerman / Berita

Perpisahan Emosional Philipp Lahm Bersama Munchen

Taufik Hidayat
Minggu, 21 Mei 2017 05:13 WIB
Share
 
Philipp Lahm saat ditarik keluar dipertandingan terakhirnya melawan Freiburg.Foto: twitter/@fcbayernEN

AKURAT.CO, Philipp Lahm mengaku sedikit emosional saat menjalani pertandingan terakhirnya bersama Bayern Munchen yang berhadapan dengan Freiburg, Sabtu (20/5) di Allianz Arena.. Sejak jauh-jauh hari Lahm yang berstatus kapten memang sudah menyatakan akan pensiun di akhir musim.

Namun meskipun sudah direncanakan sejak lama, Lahm mengaku mengalami perasaan campur aduk setelah pertandingan usai. Lahm sukses mengakhiri karirnya dengan merebut gelar juara Bundesliga yang kelima berturut-turut atau delapan kali secara keseluruhan sepanjang karirnya.

Pemain berusia 33 tahun itu bermain 87 menit pada pertandingan yang berakhir untuk kemenangan 4-1 Munchen atas Freiburg dalam penampilan kompetitifnya yang ke 517 untuk klub tersebut.

Selain Lahm, Xabi Alonso dan kiper Tom Starke turut pensiun diakhir musim ini. Munchen mengubah pertandingan terakhir di Bundesliga musim ini menjadi sebuah acara penghormatan untuk ketiga pemain tersebut.

Alonso dan Lahm diberi kesempatan untuk menyampaikan presentasi khusus sebelum kick-off. Keduanya juga mendapat sambutan yang meriah saat ditarik keluar menjelang akhir pertandingan.

Kemenangan atas Freiburg merupakan kemenangan ke-250 Lahm sejak berkiprah di Bundesliga. Lahm juga dikenal sebagai pemain yang sportif. Sepanjang karirnya, Lahm tidak pernah memperoleh kartu merah yang bisa dibilang merupakan hal yang langka bagi seorang pemain bertahan.


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Gadget Harus Bisa Kurangi Ketimpangan Pendapatan

Selasa, 23 Januari 2018 17:10 WIB

Kepala Bappenas: Pemerintah bertekad menjadikan gadget untuk mengurangi ketimpangan pendapatan di Indonesia.



Ngeri! Saat Gempa, Apartemen di Depok Sempat Miring

Selasa, 23 Januari 2018 17:06 WIB

Sempat miring ke kanan dan ke kiri.


Dinas PUPR Bali Realisasikan Perbaikan Jalan dan Trotoar

Selasa, 23 Januari 2018 16:55 WIB

Pada tahun 2010 di Kota Denpasar terdapat 32 titik banjir, dengan dilakukan upaya khusus penanganan banjir


Video Klip Pertama Jonghyun Setelah Meninggal Dunia Akhirnya Dirilis

Selasa, 23 Januari 2018 16:54 WIB

Kembali mengingat Jonghyun lewat video klip terbarunya.


Mulai Sirna, Yuk Kenali Budaya Tradisional Jepang dengan Segala Keunikannya

Selasa, 23 Januari 2018 16:54 WIB

Banyak masyarakat Jepang yang meninggalkan warisan budaya ini. Padahal sangat memikat wisatawan.


Gregoria dan Sebelas Wakil Indonesia ke Babak Utama

Selasa, 23 Januari 2018 16:52 WIB

Gregoria Mariska Tunjung lolos ke babak utama usai mengalahkan perlawanan atlet Denmark, Sofie Holmboe Dahl.


Uang Perawatan Kecantikan Rita Widyasari Ditelisik KPK

Selasa, 23 Januari 2018 16:51 WIB

Dokter Sonia Grania Wibisono diperiksa sebagai saksi.


Jusuf Kalla Jelaskan Rencana Kenaikan Biaya Haji

Selasa, 23 Januari 2018 16:43 WIB

Rencana kenaikan biaya haji tersebut disebabkan oleh penerapan pajak untuk biaya sejumlah pelayanan


Komnas HAM Ungkap Penyebab Gizi Buruk di Kabupaten Asmat

Selasa, 23 Januari 2018 16:42 WIB

DPR juga sedang memikirkan penggalangan solidaritas Suku Asmat untuk menggalang perawat dan ahli gizi.


Demam Film 'Dilan 1990', Pemuda Ini Melakukan Parodi yang Kocak

Selasa, 23 Januari 2018 16:38 WIB

Parodi 'Dilan 1990' ini semakin membuat film ini ditunggu penggemarnya.


Buka Rapim TNI-Polri, Jokowi Singgung Keberhasilan Amankan Pemilu dan Pilkada

Selasa, 23 Januari 2018 16:34 WIB

Jokowi sampaikan apresiasi dan terimaksih atas kerja dua pilar ini.


Pertamina Jaga Stok BBM di Asmat

Selasa, 23 Januari 2018 16:33 WIB

Pertamina MOR VIII berupaya menjaga ketahanan stok BBM di Kabupaten Asmat sebagai bentuk dukungan atas penanggulan KLB campak dan gizi buruk


Sys NS Alami Pingsan Sebelum Meninggal Dunia

Selasa, 23 Januari 2018 16:30 WIB

Sys NS sempat pingsan sebelum dibawa ke Rumah Sakit Pondok Indah.


20 Tahun Lagi Program Listrik 35.000 MW Tidak Mencukupi Kebutuhan Listrik Nasional

Selasa, 23 Januari 2018 16:27 WIB

Program pemerintah membangun 35.000 MW pada dasarnya hanya bisa mencukupi kebutuhan suplai listrik pada 10 tahun mendatang.